Aku, Kamu, dan Hijabmu
Aku melihatmu di saat pagi masih tertutup malam hijab putih dengan senyum sapamu kamu berkata "jangan lupa rakaatnya" "Apa?" aku terkejut dalam hati apa yang kamu pikirkan saat itu kamu bahkan sampai berani menelponku hanya untuk mengingatkanku akan kewajiban Walau hanya sekali seakan pagi aku terbangunkan olehmu menjalankan perintahNya, seperti permintaanmu meski terkadang aku sering melupakannya Kamu, yang masih menjadi harapan tetaplah seperti itu, karena itu yang ku mau Hijabmu, yang telah menolongmu dari kehidupan jagalah dia, mahkota indah yang di miliki wanita muslim Kamu dan Hijabmu menjadi cerita pertama dalam hidupku yang selalu ku sebut dalam doa semoga aku, kamu, dan hijabmu, menjadi kata "kita"