Si Pemalu

Wahai engkau sang wanita
kehadiranmu membawa sebuah teka - teki baru
yang memaksaku untuk mencari
sesuatu yang dapat menjawabnya

malam yang panjang sangat mengganggu
di hantui oleh bayanganmu
seakan menjadi tokoh utama dalam mimpi
yang menguasai jalananya cerita

Wahai engkau sang wanita
coba dengarkan suara yang tak kau dengar ini
suara yang selalu menyebut namamu
mengalun indah di setiap ucapan

Di matamu, aku tidaklah berarti
seperti kertas kosong tak beriisi
bukan aku yang pantas kau pandang
karna angin tidak bisa di lihat

Pertemanan hanyalah awal dari kisah
yang akan menentukan sebuah pilihan
melangkah maju, atau tetap berdiri

jangan kau melupakan ini, wahai wanita
lihatlah di belakangmu... atau di sampingmu... 
dari situlah aku dapat melihat
rambut panjangmu yang terurai

aku belum bisa berada di depanmu
menjadi arah untuk kau ikuti
menjadi sandaran saat kau menepi

kau masih bisa menemukan hal - hal yang menyenangkan
dengan terus melangkah, tanpa takut ada yang menghalangi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenanglah Aku