IYA "Kamu"
Awalnya hanya bertemu, memandang, dan berbicara
Sama seperti orang pada umumnya
Tanpa kamu sadari, aku merasa malu saat di dekatmu
Pandangan mataku seakan takut, melihat cahaya yang
tak bersinar
Yang di dalamnya penuh dengan kenyamanan
Dan aku tersenyum sambil berjalan menjauh
Kamu juga membalas dengan senyum, yang menawan
Di setiap kaki ku melangkah, selalu terbanyang akan senyummu
Seakan tidak mau hilang dari fikiranku
Ketika aku sadar, sepertinya aku jatuh cinta padamu
Tidak ada kata – kata lain untuk menuliskannya
Dan tidak ada kobohongan di dalamnya
Hadirmulah yang membuat hari ku bersemangat
Hadirmulah yang membuat cerita ini menjadi indah
Hadirmulah yang akan menjadi awal perjalanku
Mencari arti kebahagian, dalam dunia
Komentar
Posting Komentar